WARTA 24 SULAWESI UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ketua Pengadilan Tinggi Manado Didakwa Terima Suap 120.000 ...

Posted by On 22.22

Ketua Pengadilan Tinggi Manado Didakwa Terima Suap 120.000 ...

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pengadilan Tinggi Manado didakwa menerima suap 120.000 dollar Singapura. Suap tersebut diberikan oleh anggota DPR Aditya Anugrah Moha.

"Terdakwa menerima hadiah sebesar 80.000 dollar Singapura, 30.000 dollar Singapura dan dijanjikan uang 10.000 dollar Singapura," ujar jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Menurut jaksa, Aditya Moha pertama memberikan uang 80.000 dollar Singapura kepada Sudiwardono.

Tujuannya, agar Sudiwardono selaku Ketua PT Manado tidak melakukan penahanan kepada Marlina Moha Siahaan, yang merupakan terdakwa dalam kasus korupsi tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, tahun 2010.

Adapun, Marlina merupakan ibu kandung Aditya Moha. Marlina yang divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 5 tahun penjara, mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Manado.

(Baca juga: Menyuap Hakim, Aditya Moha Gunakan Sandi Ustadz hingga Pengajian)

Selain itu, Sudiwardono juga meminta tambahan uang kepada Aditya Moha. Adapun, tambahan uang sebesar 40.000 dollar Singapura itu agar hakim yang mengadili perkara banding Marlina Moha Siahaan memberikan vonis bebas.

Menurut jaksa, setelah Aditya memberikan uang 80.000 dollar Singapura, Sudiwardono memberi tahu bahwa uang itu hanya untuk tidak menahan Marlina Siahaan. Sementara, untuk vonis bebas, Aditya harus memberikan uang lagi kepada hakim.

Sudiwardono mengatakan kepada Aditya, '80.000 dollar Singapura hanya untuk tidak ditahan. Kalau Ibu kamu mau bebas harus tambah lagi. Uang ini sebagaimana kesepakatan di Manado'. Atas permintaan itu, Aditya menyetujuinya.

Sudiwardono selaku Ketua PN Manado kemudian menunjuk susunan majelis hakim yang akan mengadili perkara banding yang diajukan Ma rlina. Adapun, Sudiwardono menunjuk dirinya sendiri selaku ketua majelis hakim.

Sudiwardono didakwa melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Kompas TV KPK melimpahkan berkas penyidikan tersangka pemberi suap Aditya Moha yang juga anggota DPR nonaktif dari fraksi Golkar.

Berita Terkait

Supaya Ibunya Divonis Bebas, Aditya Moha Diminta Hakim Tambah Uang Suap

Minta Ibunya Tak Ditahan, Aditya Moha Menyuap Hakim Tinggi 80.000 Dollar Singapura

Politisi Golkar Aditya Moha dan Hakim Tinggi yang Disuap Hadapi Sidang Dakwaan

Kasus Suap Pengadilan, Politisi Golkar Aditya Moha Segera Diadili

KPK Kembali Periksa Aditya Moha sebagai Tersangka

Terkini Lainnya

Sandiaga: Sabtu Ini PKL Melawai Sudah Bisa Bergabung dengan OK OCE

Sandiaga: Sabtu Ini PKL Melawai Sudah Bisa Bergabung dengan OK OCE

Megapolitan 02/03/2018, 13:16 WIB Kepada Sandiaga, Pedagang di Klender Minta Diperlakukan seperti PKL Tanah Abang

Kepada Sandiaga, Pedagang di Klender Minta Diperlakukan seperti PKL Tanah Abang

Megapolitan 02/03/2018, 1 3:15 WIB Polri: Pernyataan Kabareskrim soal Pengembalian Uang Korupsi adalah Opini Pribadi

Polri: Pernyataan Kabareskrim soal Pengembalian Uang Korupsi adalah Opini Pribadi

Nasional 02/03/2018, 13:12 WIB Kesaksian Lima Polisi yang Berada di Lokasi Bom Kampung Melayu

Kesaksian Lima Polisi yang Berada di Lokasi Bom Kampung Melayu

Megapolitan 02/03/2018, 13:11 WIB Sejumlah Kendala Hambat Trans Patriot Segera Beroperasi di Bekasi

Sejumlah Kendala Hambat Trans Patriot Segera Beroperasi di Bekasi

Megapolitan 02/03/2018, 13:04 WIB KPK Pelajari Eksekusi Putusan Hakim soal Biaya Pengganti PT DGI/PT NKE

KPK Pelajari Eksekusi Putusan Hakim soal Biaya Pengganti PT DGI/PT NKE

Nasional 02/03/2018, 13:02 WIB Polri Belum Usulkan Nama untuk Lelang Jabatan Deputi Penindakan KPK

Polri Belum Usulkan Nama untuk Lelang Jabatan Deputi Penindakan KPK

Nasional 02/03/2018, 12:48 WIB Wiranto Anggap Muslim Cyber Army Pengkhianat yang Mengacau

Wiranto Anggap Muslim Cyber Army Pengkhianat yang Mengacau

Nasional 02/03/2018, 12:47 WIB Awalnya Tak Dilirik, Kampung Joho Kini Diburu Para Pelancong

Awalnya Tak Dilirik, Kampung Joho Kini Diburu Para Pelancong

Regional 02/03/2018, 12:39 WIB Wayang Kulit Madura, Hidup Segan Mati Tak Mau (1)

Wayang Kulit Madura, Hidup Segan Mati Tak Mau (1)

Regional 02/03/2018, 12:38 WIB Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Akan Buat Pusat Data Hoaks Nasional

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Akan Buat Pusat Data Hoaks Nasional

Nasional 02/03/2018, 12:34 WIB Bahas Pilpres di Istana Saat Jam Kerja, Jokowi Dianggap Salahgunakan Fasilitas Negara

Bahas Pilpres di Istana Saat Jam Kerja, Jokowi Dianggap Salahgunakan Fasilitas Negara

Nasional 02/03/2018, 12:24 WIB Demokrat Akui Safari Politik AHY untuk Bangun Koalisi Pilpres 2019

Demokrat Akui Safari Politik AHY untuk Bangun Koalisi Pilpres 2019

Nasional 02/03/2018, 12:15 WIB Bersepeda di Sudirman, Sandiaga Minta Pembongkaran Trotoar Dipercepat

Bersepeda di Sudirman, Sandiaga Minta Pembongkaran Trotoar Dipercepat

Megapolitan 02/03/2018, 12:14 WIB Tak Bisa Selesaikan PR, Siswi Kelas 6 SD Mencoba Bunuh Diri

Tak Bisa Selesaikan PR, Siswi Kelas 6 SD Mencoba Bunuh Diri

Internasional 02/03/2018, 12:12 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Manado

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »