WARTA 24 SULAWESI UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ini Tanggapan Danlanal Tahuna Terkait Penangkapan Warga ...

Posted by On 22.47

Ini Tanggapan Danlanal Tahuna Terkait Penangkapan Warga ...


Tahuna, ME

Sebanyak 8 warga negara Filipina ditangkap tim EFQR Lanal Tahuna di perairan laut Indonesia, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (28/2).

Saat di tangkap ke 8 warga Filipina tersebut bekerja di rumpon milik warga Tidore dan Manado. Mereka harus diamankan di kantor Lanal Tahuna karena tidak dokumen pribadi seperti kartu tanda pengenal, dokumen PLB, Pasport maupun Surat ljin Tinggal (SIT) tinggal dan bekerja Di indonesia.

Terkait dengan penangkapan itu Komandan Lanal (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Setyo Widodo mengatakan inti dari kegiatan tersebut adalah untuk menajamkan fungsi dari TNI-AL dalam hal ini Lanal Tahuna. Selain itu kegiatan itu untuk melaksanakan penegakan hukum.

"Jadi orientasi penegakan hukum kali ini kami melaksanakan penertiban terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh warga negara Filipina di perairan Sangihe," kata W idodo kepada wartawan, Kamis (1/3).

"Kebetulan saat ini yang mejadi fokus adalah penertiban rumpon yang dianggap illeggal yang memperkerjakan warga negara Filipina," sambungnya.

Dia mengungkapkan, kerawanan yang diakibatkan oleh kegiatan illegal itu bisa juga terjadinya penyeludupan narkoba oleh warga negara Filipina dari General Santos.

"Ini tentunya merugiakan ekonomi di tanah air kita sendiri dalam hal ini Sangihe. Kemudian bagaimana modus mereka bisa menempati rumpon dan bagaimana keterkaitanya dengan para pemilik rumpon yang berada di Sangihe, ini yang semantara kita dalami," paparnya.

Dia mengimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda), melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk lebih aktif dan lebih tegas dalam menegakan peraturan dan hukum yang ada.

"Seluruh kegiatan aktifitas di laut itu harus terdata dengan baik seperti perikanan tangkap, kapal nelayan maupun kegiatan yang dilaksanakan di rumpon harus tertat a dengan baik," tegasnya.

Dia menuturkan jika memang ada larangan tidak menggunakan warga negara asing (WNA) itu harus diterapkan.

"Tetapi kalau memang akan menggunakan WNA tentunya prosedur ketentuan hukum yang ketat itu harus diikuti jangan main belakang," katanya.

"Jadi kami pihak Lanal akan melakukan kegiatan ini secara terus menerus untuk menjaga perairan ini menjadi steril dari kegiatan yang bersifat illegal tentunya dari nelayan asing," tegasnya

Terpisah Kepala Imigrasi Kelas II Tahuna James Sembel saat dikonfirmasi manadoexpress.co mengatakan, setelah menerima adanya penangkapan 8 warga Filipina illegal langsung melaksanakan aturan dan ketentuan yang berlaku.

"Kami dari pihak imigrasi kelas II Tahuna tentunya akan melaksanakan dengan ketentuan , artinya saat ini kami akan melasanakan penyelidikan terlebih dahulu tentang apa yang mejadi pelanggaran yang dilakukan oleh warga Filipina tersebut," jelas Se mbel.

"Dan tentunya kami akan berkoordinasi dengan pihak Lananal karena ini merupakan opersi bersama akan dilakukan penyelidikan leih lanjut dan seperti apa prosesnya akan dilakukan sesuai prosdur yang ada," terangnya.

Dia menambahkan, penyelidikan ini akan dilakukan selama 30 hari kedepan.

"Jika terbukti ada pelanggaran tentang keimigrasiaan tentunya mereka akan ditahan sesuai dengan ketentuan yang ada," tandasnya (christian abdul)

Sumber: Google News | Warta 24 Kepulauan Sangihe

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »