www.AlvinAdam.com

WARTA 24 SULAWESI UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sangihe Produksi 19 Ton Sampah Setiap Hari

Posted by On 17.36

Sangihe Produksi 19 Ton Sampah Setiap Hari


Tahuna, ME

Sampah yang dihasilkan masyarakat di Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sampahe setiap harinya cukup tinggi.

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sangihe produksi sampah di seluruh wilayah itu mencapai 19 ton per hari.

"Sebagian besar sampah tersebut di dominasi sampah non organik seperti botol dan kantong plastik," kata Kepala DLH Sangihe, Christo Hangau kepada manadoexpress.co di ruang kerjanya, Senin (26/2).

Dia mengungkapkan pihaknya terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dengan menyiapkan tempat pembuangan sampah disejumlah tempat.

"Mengantisipasi agar sampah-sampah dari masyarakat tidak berhamburan kita menyiapkan tempat-tempat pembuangan seperti bak sampah dan tong sampah," jelasnya.

Menghindari sampah tidak berserakan, dia mengimbau masyarakat tidak membuang sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) di luar j am yang sudah ditentukan. Karena menurut dia itu akan berdampak terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

"Untuk jam angkut sampah di pagi hari mulai pukul 6.00 sampai 9.00 WITA diangkut oleh truck sampah. Sedangkan untuk sore hari diangkut oleh sepeda motor sampah pukul 18.00 WITA yang ada dimasing-masing kelurahan. Jadi diharapkan satu jam sebelum kendaraan sampah datang masyarakat sudah membawa sampahnya," terangnya.

Untuk mempermudah dalam pengolahan sampah, dia berharap masyarakat dapat melakukan pemilahan terhadap sampah organik dan non organik.

"Masyarakat juga harus memisahkan sampah organik dan non organik agar dapat mempermudah petugas kebersihan," sambungnya.

Dia juga mengajak masyarakat harus peduli dan dapat memanfaatkan limbah sampah menjadi sesuatu yang baik yang bisa berguna.

"Kami sangat berharap masyarakat juga harus peduli terhadap keberadaan sampah. Minimal di lingkungan tempat tinggalnya sampah organ ik diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah non organik dapat didaur ulang," paparnya.

Dalam pengelolaan sampah dia mengungkapkan itu semua akan berdampak terhadap usaha Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam meraih kembali piala Adipura.

"Untuk itu masyarakat harus berkomitmen membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan agar Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali meraih piala Adipura yang telah hilang tahun lalu," pungkasnya. (christian abdul)

Sumber: Google News | Warta 24 Kepulauan Sangihe

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »